Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), aparat gabungan meningkatkan kesiapsiagaan pengamanan di wilayah Kota Kediri.
Salah satu titik krusial yang menjadi fokus adalah Pos Terpadu Nataru Jalan Dhoho.
Pos terpadu di Pusat Keramaian dan perekonomian kota Kediri ini akan beroperasi 24 jam selama 12 hari, mulai 20 Desember hingga 2 Januari 2026.
Pengamanan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan aktivitas akhir tahun, mulai dari berbelanja, berwisata, hingga menjalankan ibadah.
Perwira Pengendali (Padal) Pos Terpadu Nataru Jalan Dhoho, Ipda Asruri, menegaskan bahwa pos terpadu difungsikan sebagai pusat kendali pengamanan dan pelayanan masyarakat di kawasan rawan kepadatan.
“Pos Nataru ini kami siagakan selama 12 hari penuh. Fokus utama kami adalah pengamanan masyarakat, termasuk sterilisasi titik rawan seperti kawasan stasiun, pusat perbelanjaan, serta lokasi keramaian di wilayah Kota Kediri,” tegas Ipda Asruri, Minggu (21/12/2025)
Menurutnya, setiap pos pengamanan diperkuat dengan enam personel inti, yang akan mendapat dukungan dari unsur lintas sektor.
Pengamanan dilakukan secara terpadu dan kolaboratif demi memastikan situasi tetap kondusif.
“Kami dibantu personel dari TNI, Pemkot Kediri, Satpol PP, Nakes hingga unsur PMK. Sinergi ini penting agar pengamanan berjalan maksimal dan responsif terhadap potensi gangguan,” jelasnya.
Selain kawasan stasiun dan pusat perbelanjaan, aparat juga melakukan pemantauan intensif di lokasi religi dan ruang publik, termasuk area yang sering menjadi pusat aktivitas masyarakat saat libur Nataru.
“Kami hadir untuk membantu masyarakat sepenuhnya. Harapannya, warga bisa beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar tanpa rasa khawatir,” imbuhnya.
Ipda Asruri menyampaikan harapan besar agar Kota Kediri tetap dalam kondisi aman dan terkendali sepanjang momentum Nataru.
“Semoga Kota Kediri selalu kondusif. Masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang, aman, dan penuh kebahagiaan,” pungkasnya.



