Belajar Dari Gus Dur “ Cinta dan Radikalisme”

Acara saresehan budaya yang juga dihadiri Kapolres Kediri Kota ( Foto : Roni | Adc)
Acara saresehan budaya yang juga dihadiri Kapolres Kediri Kota ( Foto : Roni | Adc)

Polreskedirikota.com- Paguyuban Lintas Masyarakat (PaLM) Kediiri, Kampus STAIN Kediri dan Klenteng Tjoe Hwie Kiong Kota Kediri menggelar parade dan saresehan budaya di Klenteng Tjoe Hwie Kiong Jl. Yos Sudarso Kota Kediri, Minggu (31/1).

Suasana saresehan budaya ( Foto : Roni | Adc)
Suasana saresehan budaya ( Foto : Roni | Adc)

Rangkaian acara kegiatan ini antara lain parade musik nasrani, parade barongsai dan jaranan, hadrah, musik sudra dan teatrikal, deklarasi anti radikalisme. Kegitan-kegiatan tersebut dipusatkan di Car Free Day Jl. Dhoho Kota Kediri .

 

 

Sebagai puncak kegiatan diadakan saresehan budaya dengan tema Belajar Dari Gus Dur “ Cinta dan Radikalisme” oleh dua pembicara yakni KH. Husein Muhammad dan Pendeta Dr. Timotius Kabul Ketua Badan Musyarawarah Antar Gereja Kota Kediri.

 

 

Suasana saresehan budaya ( Foto : Roni | Adc)
Suasana saresehan budaya ( Foto : Roni | Adc)

Kapolres Kediri Kota AKBP Bambang W Baiin, S.IK, M.Si dan Ketua Cabang Bhayangkari Inka Paruntu Bambang Widjanarko juga turut hadir dalam kegiatan saresehan budaya yang dihadiri oleh masyarakat Kediri dari berbagai kalangan dan agama. (res)

 

 

 

 

 

Foto-Foto Kegiatan ( By : Bang Ayik PaLM)

IMG-20160127-WA037_resize IMG-20160131-WA047_resize IMG-20160131-WA053_resize IMG-20160131-WA058_resize IMG-20160131-WA066_resize IMG-20160131-WA069_resize IMG-20160131-WA070_resize

bagikan artikel ini.Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0