Profil Kapolres

Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi, S.IK, M.H mulai menjabat sebagai Kapolres Kediri Kota sejak 20 Maret 2017.Yakni sejak dilakukannya serah terima jabatan yang dipimpin Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Mahchfud Arifin, S.H di gedung Rupatama Polda Jatim menggantikan Kapolres sebelumnya AKBP Wibowo, S.IK.

Sebelum menjabat sebagai kapolres, AKBP Anthon adalah Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya. Bertugas di Kediri Kota, lelaki kelahiran Gresik,ini bukanlah kota yang asing.

Sebab pada periode 2004-2006 AKBP Anthon Haryadi adalah Kasat Lantas Polres Kediri Kota. Tidak hanya sekali bertugas di Kediri , pada 27 April 2012 – 27 September 2013, AKBP Anthon pernah menjabat sebagai Wakapolres Kediri.

Selama menjabat sebagai Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya, AKBP Anthon memiliki banyak terobosan, salah satunya patroli sepatu roda dan sepeda.

Patroli sepeda maupun sepatu roda tersebut sebagai aplikasi penggelaran personil Satsabhara di lapangan. “Patroli ini kami lakukan untuk lebih mendekatkan diri, sekaligus menyapa warga Surabaya. Harapannya, kehadiran kami bisa menambah rasa aman dan nyaman saat menikmati liburan bersama keluarga di arena Car Free Day,” paparnya.

Terobosan program berbasis teknologi informasi juga dikembangkan oleh AKBP Anthon yakni mengaktifkan terobosan kreatif yang dinamai “Patmosuro”.

Patmosuro sendiri merupakan singkatan dari Patroli Modern Suroboyo. Disebut modern karena sistem pelaporannya berbasis IT (menggunakan Sistem Barcode).

Dimana, setiap unit maupun regu patroli Satsabhara harus mendatangi barcode yang telah terpasang di titik-titik pusat keramaian, pusat kegiatan masyarakat, pertokoan, perbankan, kantor pemerintahan maupun taman kota.

“Intinya Patmosuro ini merupakan penjabaran P2K dan Patroli Blue Light Polrestabes Surabaya yakni penggunaan IT dalam meningkatkan pelayanan publik serta sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.

Sementara untuk di Kediri Kota, AKBP Anthon Haryadi, S.IK, M.H Hadir Dengan Proactive Policing Style “Prinsip “Proactive Policing Style” atau pemolisian yang pro aktif adalah anggota polisi harus pro aktif dalam memecahkan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat, khususnya terkait dengan kamtibmas .

“Kamtibmas adalah kebutuhan semua orang dan tanggungjawab bersama, tanpa adannya kamtibmas, pembangunan nasional tidak akan tercapai,”ujarnya.

Jika kamtibmas terganggu otomatis pembangunan nasional tidak akan tercapai. Kalau pembangunan nasional tidak tercapai berarti kesejahteraan masyarakat tidak akan terwujud.

Dari fenomena yang ada di Kota Kediri yang terus berkembang dan sesuai dengan program Promoter ( Profesional, Modern dan Terpercaya ) Bapak Kapolri dan juga PATUH ( Pro Aktif, Amanah, Tegas, Unggul dan Humanis) Bapak Kapolda Jatim maka kita menerapakan proactive policing style sebagai program unggulan yang akan kita jalankan .

Prinsip “Proactive Policing Style” atau pemolisian yang pro aktif . Dimana anggota polisi harus pro aktif dalam memecahkan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat, khususnya terkait dengan kamtibmas.

Kita mengelola embrio-embrio yang ada di lapangan supaya tidak pecah menjadi konflik sosial atau permasalahan lainnya.

Dari program ‘Proactive Policing Style’ kita bagi menjadi tiga, pertama yakni Pemeliharaan Keamanan dan Ketertitiban Masyarakat (Harkamtibmas) – tentunya berbicara polisi berseragam salah satunya adalah Sabhara, tugas pokoknya patroli baik roda dua, roda empat dan sepeda angin. Program patroli kita arahkan ke sasaran-sasaran yang memang menjadi evaluasi kita, kalau sepeda ontel khusus ke perumahan-perumahan.

Yang kedua, Door to Door System (DDS) yang merupakan program Binmas. Dimana Bhabinkamtibmas harus masuk pintu ke pintu. Bhabinkamtibmas merupakan basis deteksi dan basis pelayanan agar bisa dipercaya oleh masyarakat, dan syaratnya harus pro aktif sesuai dengan program Promoter Bapak Kapolri.

Yang ketiga adalah Dikmas Lantas yakni pendidikanmasyarakat tentang lalu lintas, khususnya kepada pelajar. Kesemuannya nanti akan kita modern kan dan dirangkum dalam bentuk patroli barcode, dimana kita akan bisa melakukan pemantauan secara langsung. Dimana ini akan kita terapkan tentunya setelah terlaksanannya tugas dengan baik.

Yang terakhir. prisip dalam penegakan hukum adalah humanis , tegas, transparan dan akuntable. Dalam penegakan harkamtibmas dan penegakan hukum ada hal-hal penting yang harus kita lengkapi yaitu kita perlu penguatan sumber daya .

Sumber daya ini terkait sumber daya personil dan juga sarana prasarana. Untuk sarana prasarana sebentar lagi akan kita bangun command center atau ruang kendali darurat untuk mengatasi segala permasalahan yang terjadi dengan cepat. , Itu semua tidak akan tercapai kalau hanya polisi sendiri yang bergerak perlu adannya sinerginitas polisional. (***)