Subsatgas Tempat Ibadah Operasi Lilin Semeru Patroli Gereja, Wujudkan Ibadah ang Aman dan Nyaman

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polsek Pesantren Polres Kediri Kota melakukan pengamanan di empat gereja besar, Sabtu (20/12/2025).

Empat gereja besar yang menjadi fokus pengamanan utama yakni Gereja Setia Bakti, gereja di Jalan MT Haryono, gereja di Jalan Kapten Tendean, serta Gereja Sinar Kasih yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso (eks Jalan Sersan Suprapto) Nomor 12–14.
Langkah ini dilakukan guna memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat.
Sejak malam hari, jajaran Polsek Pesantren melakukan pengecekan langsung ke sejumlah gereja.

Pengecekan itu meliputi kesiapan personel, sistem pengamanan lingkungan, serta kelengkapan sarana pendukung seperti kamera pengawas (CCTV).
Dari hasil pengecekan, seluruh gereja prioritas dipastikan telah memiliki CCTV aktif dan berfungsi dengan baik.

Kapolsek Pesantren, Kompol Siswandi, S.H., menegaskan bahwa pengamanan jelang Nataru merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin kebebasan beribadah sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), kami memprioritaskan pengamanan di empat gereja besar di wilayah Kecamatan Pesantren. Seluruh titik telah kami cek, termasuk kesiapan CCTV dan personel pengamanan,” tegas Kompol Siswandi.
Ia menyampaikan, personel pengamanan telah disprint langsung dari Polres Kediri Kota dan akan disiagakan di masing-masing gereja selama rangkaian ibadah berlangsung.

Pengamanan dilakukan secara terpadu dan humanis, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
“Kami bersinergi dengan RT/RW, Senkom, Banser, serta unsur kesehatan. Pengamanan ini menjadi tanggung jawab bersama agar ibadah Natal berjalan aman dan kondusif,” ujarnya.
Operasi pengamanan Natal dan Tahun Baru dijadwalkan berlangsung selama 12 hari, dengan kemungkinan penambahan dua hari sesuai dinamika situasi di lapangan.
Selain pengamanan terbuka, Polsek Pesantren juga menyiapkan langkah antisipatif melalui satuan intelijen dan reserse.

“Tim intel dan reserse siap kami gerakkan sewaktu-waktu untuk deteksi dini dan pencegahan potensi gangguan keamanan di sekitar gereja,” imbuhnya.

Kompol Siswandi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya suasana damai selama perayaan Nataru.
“Mari kita saling menghormati dan menjaga persatuan. Dengan kebersamaan, kita wujudkan Kecamatan Pesantren yang aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.

bagikan artikel ini.Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0