Polreskedirikota.com – Jajaran Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota, mengintensifkan kegiatan pengamanan dan pembinaan masyarakat menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilakukan melalui pemantauan aktivitas sosial-keagamaan warga serta pendampingan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Rabu (18/2/2026).
Kegiatan pertama dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngampel, Aipda Soleh, dengan melakukan pemantauan kegiatan ziarah makam (nyekar) masyarakat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelir, Kelurahan Ngampel, sekitar pukul 11.00 WIB. Pemantauan ini dilakukan seiring meningkatnya aktivitas warga yang melakukan ziarah ke makam leluhur menjelang Ramadan.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas tidak hanya melakukan pengamanan situasi, tetapi juga memberikan imbauan kepada juru parkir agar tetap waspada serta mengatur kendaraan secara rapi. Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan, kemacetan, maupun potensi tindak kriminal di area pemakaman yang dipadati pengunjung.
Kapolsek Mojoroto Rudi Purwanto menyampaikan bahwa kehadiran anggota Polri di tengah aktivitas masyarakat merupakan bentuk pelayanan dan upaya preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
“Menjelang Ramadan, aktivitas masyarakat meningkat, terutama kegiatan ziarah makam. Kehadiran Bhabinkamtibmas diharapkan dapat memberikan rasa aman serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar,” ujar Kompol Rudi Purwanto dalam keterangannya.
Selain pemantauan kegiatan keagamaan, Unit Binmas Polsek Mojoroto juga melaksanakan kegiatan sambang dan pendampingan ketahanan pangan di Kelurahan Campurejo. Kegiatan ini dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Campurejo, Aiptu Dwi Kiswanto, sekitar pukul 10.00 WIB di area persawahan RT 14 RW 03 Kelurahan Campurejo.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan sambang kepada warga yang sedang melaksanakan panen jagung. Lahan pertanian seluas kurang lebih satu hektar tersebut merupakan milik Kampus Tribakti yang dikelola oleh KH Abdullah Kafabihi, dengan penggarap lahan bernama Marzuki. Dari lahan tersebut, diperkirakan menghasilkan panen jagung sekitar delapan ton.
Pendampingan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga dan memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di tingkat lokal. Kehadiran Bhabinkamtibmas diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para petani sekaligus memastikan kegiatan pertanian berjalan aman dan lancar.
“Polri tidak hanya hadir dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga mendukung program-program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan. Kegiatan sambang ini menjadi sarana mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat,” kata Kompol Rudi.
Berdasarkan laporan kedua kegiatan tersebut, situasi selama pelaksanaan pemantauan ziarah makam maupun pendampingan panen jagung berlangsung aman, tertib, dan terkendali. Tidak ditemukan kejadian menonjol yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Polsek Mojoroto menegaskan akan terus meningkatkan kegiatan pembinaan dan pengamanan wilayah, khususnya menjelang Bulan Suci Ramadhan, sejalan dengan semangat Presisi dan motto Kediri Kota Sekartaji (Selaras, Karomah, Tangguh, dan Terpuji).
Dengan pendekatan humanis melalui Bhabinkamtibmas, Polsek Mojoroto berharap tercipta situasi kamtibmas yang kondusif serta terjalin sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. (res/an)



