Operasi Lilin Semeru 2025, Polres Kediri Kota Siagakan Pos Pam dan Pos Pelajyanan

Polres Kediri Kota melakukan gelar pasukan di halaman Balai Kota Kediri pukul 08.00 WIB, kemarin. Total ada ratusan personel yang diterjunkan dalam Operasi Lilin Semeru 2025 tersebut.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim mengatakan, total ada ratusan personel yang diterjunkan. “Total ada 260 orang yang diterjunkan. Namun pada pelaksanaan seluruh anggota akan dikerahkan tanpa terkecuali,” ujar lelaki yang akrab disapa Anggi.
Untuk diketahui, Operasi Lilin Semeru ini diselenggarakan secara serentak di seluruh wilayah Jawa Timur hari ini. Mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 mendatang. Operasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan kewaspadaan. Khususnya dalam pengamanan ibadah Natal serta mengantisipasi tingginya mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.
“Ini salah satu upaya kita untuk mengecek kesiapan anggota, sarana dan prasarana serta pendukung lain untuk menyukseskan kegiatan pengamanan Natal dan tahun baru,” jelas AKBP Anggi.

Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Kediri, acara gelar pasukan dihadiri oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin serta jajaran Forkopimda.

Mereka juga turut memastikan kondisi kendaraan yang akan beroperasi selama operasi lilin dalam kondisi baik. Diantaranya yaitu 1 unit kendaraan escape, 1 unit kendaraan patroli (backbone) Satsamapta, tiga unit Randis R4, 2 unit ambulance, 1 unit Randis R4 Inafis, 1 unit Randis R4 Penling, 8 unit kendaraan patroli (backbone) Polsek, 5 unit motor trail KLX, dan 5 Randis R2. Tak hanya itu, petugas juga menyediakan 1 unit mobil operasional Dishub, 1 unit ambulans dari Dinas Kesehatan, dan 1 unit mobil operasional BPBD.
“Kami juga memiliki tujuh pos, enam pos pengamanan dan satu pos pelayanan,” imbuhnya. Enam pos pengamanan itu terletak di Pos Gereja Setia Bakti, Pos Jalan Ahmad Yani, Pos Jalan Veteran, Pos Puhsarang, Pos Gringging, dan Pos Jalan Dhoho. Sedangkan satu pos pelayanan terpadu yang ada di Alun-Alun Kota Kediri.

Masih menurut Anggi, pos ini berlokasi di dekat kegiatan masyarakat. Yaitu di tempat pelaksanaan ibadah Natal serta jalur keramaian yang digunakan masyakat untuk libur.

“Kami berupaya menjaga agar masyarakat bisa khusyu beribadah. Termasuk menjaga keamanan pada perayaan malam tahun baru. Juga mengurai titik-titik kemacetan,” bebernya.
Namun demikian dia menyebut jika masih akan terus memantau perkembangan lapangan. “Tingkat kerawanan masih landai. Harapannya juga terus landai seperti sekarang,” ungkap bapak dari tiga anak ini.
Di lain sisi, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menekankan pentingnya kolaborasi antar instansi dalam menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat. Termasuk potensi gangguan keamanan.

“Keramaian dipastikan terjadi di berbagai titik. Seperti pusat perbelanjaan dan tempat ibadah. Karena itu, kewaspadaan harus ditingkatkan dan pelayanan kepada masyarakat harus benar-benar optimal,” pungkas Vinanda.

bagikan artikel ini.Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0