Ungkap Kasus Curanmor dan Narkoba, Bhabinkahmtibmas Polresta Kediri Terima Penghargaan Kabaharkam

Tribratanews Polresta Kediri – Aipda Agus Setiyana NRP 79080336 anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kota Polresta Kediri yang bertugas di  Kelurahan Kaliombo Kecamatan Kota Kediri, hari ini  menerima penghargaaan Baharkam Polri.Penghargaan yang diterima ini lantaran Aipda Agus berhasil melakukan ungkap curanmor dan narkoba di wilayah binaannya.

 

 

Pemberian penghargaan diberikan langsung oleh Kabaharkam Polri Komjen Moechgiyarto yang mewakili Kapolri dalam puncak acara Kirab Pemuda 2017 di Alun Alun Pendopo Kota Blitar, Kamis (7/12) pukul 11.00 WIB. Selain itu kegiatan ini juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahwari, Gubernur Jawa Timur Sukarwo dan Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin

 

Didapan Seluruh Anggota Bhabinkamtibmas Jajaran eks- Polwil Kediri ,  Komjen Moechgiyarto bahwa rasa aman merupakan kebutuhan hakiki bagi setiap orang dan merupakan syarat dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terbebas dari gangguan kamtibmas.

 

 

“Polri dituntut peran aktif guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, salah satunya melalui anggota Bhabinkamtibmas di setiap kelurahan /desa, serta sebagai bentuk representasi hadirnya negara dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat”, ucapnya,” kata Komjen Moechgiyarto

 

Dalam kegiatan kunjungan ini Komjen Moechgiyarto juga menyampaikan  kronologis terbentuknya Kabaharkam yang awalnya Kababinkam. Dimana tugas utama cegah agar tidak terjadi gangguan Kamtibmas  dan merubah  mainset polisi bukan ditakuti tetapi di cintai

 

“Kerja harus  tulus dan ikhlas untuk meraih hati masyarakat,” tukasnya.

 

Begitu pentingnya dan peran Bhabinkamtibmas Komjen Moechgiyarto menyampaikan mutasi Bhabinkamtibmas harus seijin Kapolda.

 

Selian itu Komjen Moechgiyarto juga mengingatkan kepada seluruh Kapolres seluruh wilayah eks-Polwil Kediri  yang hadir terkait dana desa  agar Bhabinkamtibmas diberikan bekal wawasan hukum.

 

“Jujur dan bertanggung jawab,  tulus dan ikhlas,  kolsultan yang solutif dalam pemecahan masalah, menjamin kualitas kinerja kesatuan (open,  feed back), muncul berita negatif langsung ditindak benar dengan cepat. Menjadi abdi negara yang bersih dari KKN,”pungkasnya. (res|aro)

 

bagikan artikel ini.Share on Facebook642Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0