Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Kediri Amankan Dua Pengguna Sabu, Riza dan Dani

Tribratanew Polresta Kediri – Tim Satreskoba Polresta Kediri  menangkap dua pria penyalahguna sabu-sabu (SS). Mereka adalah Riza Ummar Attlas ( 42), warga Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, dan Dani Sukmono (35)  warga Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu Kediri.

 

Petugas menggerebeknya ketika keduanya ditengarai tengah pesta SS di kamar Riza, Selasa malam (20/3). Dari tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan barang bukti satu klip sabu-sabu seberat 0,5 gram.

 

Yang menarik kristal SS itu disembunyikan Riza di bawah bantal tempat tidurnya. “Setelah kami dapati barang buktinya, akhirnya mereka tidak bisa mengelak lagi,” kata Kasubbag Humas Polresta Kediri AKP Kamsudi.

 

Ungkap kasus ini setelah sebelumnya polisi menerima laporan dari masyarakat. Tim Opsnal Satresnarkoba pun langsung  melakukan penyelidikan. Sampai akhirnya mereka mendapat indikasi kuat kabar itu bukan sekadar isapan jempol.

 

 

Sekitar pukul 18.30, petugas yang telah mencurigai keterlibatan Riza dan Dani, menggerebek rumah Riza. “Saat kami datang, beberapa sabu dan peralatannya langsung disembunyikan,” terang AKP Kamsudi.

 

Seketika itu, petugas langsung melakukan penggeledahan. Terutama di sekitar sudut kamar Riza yang diduga sering digunakan untuk pesta sabu-sabu. Ternyata benar, awalnya mereka menemukan pipet kaca ditengarai berisi SS yang terbakar.

 

Saat ditimbang beratnya sekitar 1,5 gram. Selain itu, Kamsudi menyebut, dari penggeledahan juga didapatkan satu klip sabu-sabu seberat 0,5 gram. “Kami langsung amankan,” kata mantan Kapolsek Papar ini.

 

Karenanya, tim Satresnarkoba pun membawa keduannya ke Mapolresta Kediri , pipet dan sabu, dalam plastik klip turut dibawa sebagai barang bukti. Hingga malam ini , polisi masih terus melakukan pengembangan kasus ini. Mereka memburu pemasok SS yang menyetori Riza dan Dani.

 

Akibat perbuatan dua tersangka itu, Kamsudi menyebut, keduanya dijerat pasal 112 ayat 1 juncto pasal 123 ayat 1 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika. “Kasus ini masih terus dalam pengembangan penyelidikan kami,” tegasnya. (res|aro)

 

bagikan artikel ini.Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0