Tata Cara Pengurusan SIM

PERSYARATAN

  1.  Usia
    • SIM A pemohon sudah memiliki KTP dan usia minimal 17 tahun
    • SIM B I dan B II pemohon sudah memiliki KTP dan usia minimal 20 tahun
    • SIM C dan D pemohon sudah memiliki KTP dan usia minimal 17 tahun
    • SIM Umum pemohon sudah memiliki KTP dan usia minimal 21 tahun
  2. Pas Photo
  3. Foto copy KTP

TATA CARA

  1. Mengisi formulir permohonan disertai foto copy KTP dan pas photo
  2. Mengikuti ujian Teori
  3. Bila lulus ujian teori, maka berhak untuk mengikuti ujian praktek sesuai dengan jenis SIM yang dikehendaki
  4. Bila lulus dalam ujian teori dan praktek, maka pemohon akan dipanggil untuk pembuatan SIM

sim_baru

PERSYARATAN UNTUK SIM UMUM

  1. Memiliki SIM
  2. Golongan A untuk A Umum
  3. Golongan A Umum untuk B I dan B I Umum
  4. Golongan B I Umum untuk B II Umum
  5. Pengalaman mengemudi minimal 12 bulan pada golongan SIM yang dimiliki
  6. KTP / jatidiri
  7. Lulus ujian teori dan Praktek I dan Praktek II
  8. Diwajibkan mengikuti klinik mengemudi

 

SIM YANG DINYATAKAN SUDAH TIDAK BERLAKU

  1. Habis masa berlakunya 5 tahun
  2. SIM rusak
  3. Digunakan orang lain
  4. Diperoleh dengan cara tidak sah
  5. Data yang ada pada SIM dirubah

sim_perpanjangan

SIM A

Persyaratan dan Tata Cara Memperoleh SIM A Baru (Pasal 217 PP 44/93)

  1. Sehat Jasmani dan rohani dinyatakan dengan surat keterangan Dokter.
  2. Sudah memiliki KTP dan usia minimal 17 tahun.
  3. Membayar formulir di BII/BRI.
  4. Mengisi formulir permohonan.
  5. Dapat menulis dan membacahuruflatin.
  6. Melampirkan foto copy KTP.
  7. Memiliki pengetahuan yang cukup mengenai lalu-lintas jalan
  8. dan memiliki ketrampilan mengemudikan kendaraan bermotor.
  9. Lulus ujian teori dan praktek.

 

Persyaratan dan Tata Cara Memperoleh SIM A Khusus (Pasal 217 PP 44/93)

  1. Sehat Jasmani dan rohani dinyatakan dengan surat keterangan Dokter.
  2. Sudah memiliki KTP dan usia minimal 20 tahun.
  3. Membayar formulir di BII/BRI.
  4. Mengisi formulir permohonan.
  5. Dapat menulis dan membaca huruf latin.
  6. Melampirkan foto copy KTP.
  7. Memiliki pengetahuan yang cukup mengenai lalu-lintas jalan
  8. dan memiliki ketrampilan mengemudikan kendaraan bermotor.
  9. Lulus ujian teori dan praktek.

 

Persyaratandan Tata Cara Memperoleh Peningkatan SIM A – A UMUM

  1. Sehat Jasmani dan rohani dinyatakan dengan surat keterangan Dokter.
  2. Sudah memiliki KTP dan usia minimal 20 tahun.
  3. Sim A nya sudah 1 (satu) tahun
  4. Membayar formulir di BII/BRI.
  5. Mengisi formulir permohonan.
  6. Dapat menulis dan membacahuruf latin.
  7. Melampirkan foto copy KTP.
  8. Memiliki pengetahuan yang cukup mengenai lalu-lintas jalan
  9. dan memiliki ketrampilan mengemudikan kendaraan bermotor.
  10. Lulus ujian teori dan praktek.

SIM B

Peningkatan Golongan SIM A – B

  1. Sudah memiliki KTP dan usia minimal 20 tahun.
  2. SIM A-nya sudah 1 (satu) tahun.
  3. Sehat jasmani dan rohani yang dinyatakan dengan surat keterangan Dokter.
  4. Membayar formulir di BII/BRI.
  5. Mengisi formulir permohonan.
  6. Melampirkan KTP dan SIM yang ditingkatkan.
  7. Memiliki pengetahuan yang cukup masalah kelalu-lintasan.
  8. Lulus ujian teori dan praktek.

 

Peningkatan SIM Golongan B-I – Golongan B-II

  1. Sudah memiliki KTP dan usia minimal 20 tahun.
  2. SIM B I-nyasudah 1 (satu) tahun.
  3. Sehat jasmani dan rohani yang dinyatakan dengan surat keterangan Dokter.
  4. Membayar formulir di BII/BRI.
  5. Mengisi formulir permohonan.
  6. Melampirkan KTP dan SIM yang ditingkatkan.
  7. Memiliki pengetahuan yang cukup masalah kelalu-lintasan.
  8. Lulus ujian teori dan praktek.

 

Peningkatan SIM Golongan B-I- Golongan B-I Umum

  1. Sudah memiliki KTP dan usia minimal 20 tahun.
  2. SIM B I-nya sudah 1 (satu) tahun.
  3. Sehat jasmani dan rohani yang dinyatakan dengan surat keterangan Dokter.
  4. Membayar formulir di BII/BRI.
  5. Mengisi formulir permohonan.
  6. Melampirkan KTP dan SIM yang ditingkatkan.
  7. Memiliki pengetahuan yang cukup masalah kelalu-lintasan.
  8. Lulus ujian teori dan praktek.

 

Peningkatan SIM Golongan BII – Golongan BII Umum 

  1. Sehat Jasmani dan rohani dinyatakan dengan surat keterangan Dokter.
  2. Menyerahkan / melampirkan SIM yang diperpanjang.
  3. Membayar formulir di BII/BRI.
  4. Mengisi formulir permohonan.
  5. Dapat menulis dan membaca huruf latin.
  6. Melampirkan foto copy KTP.

SIM C

Persyaratandan Tata Cara Memperoleh SIM Golongan C baru (Pasal 217 PP 44/93)

  1. Sehat Jasmani dan rohani dinyatakan dengan surat keterangan Dokter.
  2. Sudah memiliki KTP dan usia minimal 16 tahun.
  3. Membayar formulir di BII/BRI.
  4. Mengisi formulir permohonan.
  5. Dapat menulis dan membaca huruf latin.
  6. Melampirkan foto copy KTP.
  7. Memiliki pengetahuan yang cukup mengenai lalu-lintas jalan dan memiliki ketrampilan mengemudikan kendaraan bermotor.
  8. Lulus ujian teori dan praktek.

 

Perpanjangan SIM Golongan C (Pasal 217 PP 44/93)

  1. Sehat Jasmani dan rohani dinyatakan dengan surat keterangan Dokter.
  2. Menyerahkan / melampirkan SIM yang diperpanjang
  3. Membayar formulir di BII/BRI.
  4. Mengisi formulir permohonan.
  5. Dapat menulis dan membaca huruf latin.
  6. Melampirkan foto copy KTP.

SIM HILANG ATAU RUSAK

  1. Sehat jasmani dan rohani dinyatakan dengan surat keterangan dokter
  2. Laporan Polisi kehilangan SIM
  3. Membayar formulir di BII/BRI
  4. Mengisi formulir permohonan
  5. Melampirkan KTP

SIM MUTASI (KELUAR DERAH)

  1. Mencabut berkas/kartu induk dari Satuan Lalu Lintas asal dan
  2. Pengantar dari Kasubbag SIM
  3. Melampirkan KTP wilayah yang dituju
  4. Melaporkan kepada Kepala Satlantas yang dituju

 

bagikan artikel ini.Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0