Sempat Hilang 5 Hari , Eko Ditemukan Meninggal Dengan Kondisi Tertindih Sepeda Motor di Sungai Bolot Mondo Mojo

Tribratanews Polresta Kediri  – Setelah sempat hilang sejak 4 Januari 2019, akhirnya keberadaan Eko Mukti Wiyono (23)   Warga Dusun  Tegalrejo, RT.19, RW. 04, Desa  Sukoanyar,  Kecamatan   Mojo,  Kabupaten   Kediri ditemukan. Ia ditemukan dalam keadaan meninggal di Sungai Sawah Bolot Desa  Mondo , Rabu (9/1) akibat kecelakaan tunggal.

Penemuan mayat Eko ini membuat warga Desa Mondo Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri geger. Sebab korban ditemukan membusuk   merupakan korban kecelakaan tunggal hingga terjun ke sungai sedalam kurang lebih 5 meter.

Adalah  Muhamad Jawawi,  (48)  Sekdes Desa Mondo Kecamatan  Mojo orang yang kali pertama menemukan korban, saat melintas hendak pergi ke sawah.Jawawi melintas sekira pukul  05.00 WIB  dari arah Sungai Sawah Bolot Dusun  Mondo timur . Dirinya   mencium bau busuk yg menyengat,   dan setelah diperiksa melihat ada mayat yang  posisinya tertindih  sepeda motor Kawasaki Ninja.  Kemudian temuannya tersebut diberitahyukan  kepada saksi Agus Salim dan diteruskan lapor  ke Polsek Mojo.

 

Aiptu Didit A, Kasi Humas Polsek Mojo Polresta Kediri , menjelaskan setelah melakukan olah TKP dari laporan saksi  dan  olah TKP,  diketahui pada 4 Januari 2019 sekira pukul 19.00 WIB korban Eko Mukti Wiyono meninggalkan rumah dengan mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja Nopol  AG 2873 JO .

 

“Setelah itu tidak  ada kabar keberadaannya untuk itu keluarga yang  dirumah berusaha mencari keberadaannya. Akan tetapi tidak berhasil menemukannya. Hingga akhirnya korban ditemukan sudah membusuk dan tertindih sepeda motor ,” tambahnya.

 

Masih menurut Aiptu Didit, saat ditemukan korban tertindih sepeda motor pada bagain kepala belakang di tebing bawah. Kontak masih tertancap pada sepeda motor keadaan on/menyala , gigi presneleng kondisi  masih  masuk.

 

“Pada tubuh korban ditemukan kayu tanaman perdu yang ada diatasnya bekas untuk  jalan  kendaraan sepeda motor. Sepeda motor dalam kondisi skok depan patah. Barang milik korban tidak  ada yg hilang,” tandasnya.

Beberapa barang bukti  yang ditemukan  antara lain  sepeda motor Kawasaki Ninja warna hijau,  Nopol. AG 2873 JO. Dompet berwarna hitam yang berisakan, STNK, SIM, KTP, uang Rp50.000 sebanyak 5 lembar, 1 lembar uang Rp10.000, uang Rp2.000 tiga lembar dan beberapa uang receh.

“Dari hasil olah TKP baik yg dilakukan unit Identifikasi Polres maupun Polsek ada persesuaian dengan  keterangan para saksi dan pihak keluarga dengan  dikuatkan hasil pemeriksaan awal dokter  RS Bhayangkara Kediri. Sehingga dapat simpulkan  bahwa kejadian tersebut mengarah  kejadian kecelakaan lalu lintas. Selain itu pihak keluarga membuat pernyataan bisa menerima serta  tdk  menuntut kepada siapapun dengan diketahui Sekdes Sukoanyar, ”pungkasnya. (res|aro)

bagikan artikel ini.Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0