Ratusan Pengungsi Mulai Keluhkan Pusing Dan Panas.

hampir seminggu, ratusan korban tanah longsor yang mengungsi di Sekolah Dasar Negeri 1 Blimbing Kecamatan Mojo Kediri, kini mulai mengalami sakit. Umumnya, mereka mengeluhkan pusing dan demam tinggi akibat cuaca ekstrim pada malam hari saat berada di pengungsian. Para korban tanah longsor ini mulai merasakan demam sejak dua hari berada di pengungsian. 

Sesuai data di posko kesehatan setempat, terhitung sejak hari kamis lalu terdapat seratus lebih pengungsi yang berobat. Selain demam dan pusing, beberapa pengungsi juga mengeluhkan tensi darah yang tinggi serta panas. Sementara, Petugas Posko Kesehatan dari Puskesmas Mojo hanya memberikan pengobatan pertama berupa obat pusing dan zat antibody.

Salah satu pengungsi, misdi mengatakan, sejak kemarin ia mengeluhkan pusing dan langsung berobat ke posko kesehatan. Selain itu, ia juga mengeluhkan tensi darahnya yang cukup tinggi, akibat terlalu keras memikirkan nasibnya di masa depan dan rumah yang rusak. Ia cuma berharap agar pemerintah segera memberikan kejelasan terkait relokasi secepat-cepatnya.

Menurut kepala puskesmas mojo, Dr. Endang Farikha, ratusan pengungsi yang megalami sakit dan demam telah diberikan obat. Untuk mengantisipasi jumlah pengungsi sakit yang terus bertambah, pihaknya juga mendapat bantuan obat-obatan dan petugas medis dari puskesmas sekitar di Kabupaten Kediri.

di lokasi pengungsian, terdapat 53 kepala keluarga atau sekitar 160 orang yang kini tengah mengungsi akibat kondisi rumah mereka rusak dan roboh. meski telah mendapat bantuan berupa selimut dan makanan, bukan berarti para pengungsi terhindar dari peyakit akibat cuaca ekstrim

bagikan artikel ini.Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0