Ratusan Mahasiswa UNP Kediri Dukung Polri Dalam Penuntasan Kasus Terorisme

Tribratanews Polresta Kediri  – Aksi teror di Surabaya mendapat reaksi dari ratusan mahasiswa yang tergabung dalam BEM Universitas Nusantara PGRI Kediri. Mereka  menggelar aksi mengutuk aksi terorisme, Selasa (15/5).

 

Aksi dipusatkan di bawah patung Sudanco Supriyadi Bundaran Sekartaji Mojoroto Kota Kediri.

 

Aksi damai solidaritas korban bom di Surabaya oleh BEM UNP Kediri diikuti oleh kurang lebih 100 orang dengan membawa berbagai spanduk. Antara lain bertuliskan,  “Mengutuk Terorisme , Kami Tidak Takut”, “Stop Aksi Teror, Kami Tidak Takut”, Melawan Terorisme,  Nusantara Berduka,  Kami Bersama Polri dan lain sebagaiannya.

 

Aksi diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Rata dan dilanjutkan orasi oleh masing-masing perwakilan,” Kami menuntut pelaku-pelaku aksi teror harus ditangkap, dan kami mendukung Polri untuk melawan terorisme,” kata Amir koordinator lapangan aksi.

 

Orasi mahasiswa yang lain disampaikan oleh Agus yang mengaku mengucapkan terima kasih karena mendapat ijin melakukan aksi damai,” Terima kasih Bapak Kapolresta Kediri. Kami mendukung penuh Polri dalam memberantas terorisme, Kami tidak takut dengan teroris, mari bersatu untuk melawan teroris. Oleh karena itu mari kita bersama menjaga Kota Kediri agar tetap aman,” ungkapnya.

 

Selain menyampaikan orasi, BEM Mahasiswa Universitas Nusantara PGRI  juga mengeluarkan pernyatan sikap.

1. Menyesalkan terjadinya insiden pengeboman di sejumlah gereja dan beberapa titik di kawasan Surabaya yang bertepatan dengan sedang di laksanakan ibadah oleh Umat Kristiani

2.Mengutuk pelaku insiden dengan segala motivasi yang melatar belakangi tidakan tersebut karena hal itu sangat tidak manusiawi dan mencederai nilai-nilai kemanusian yang telah di ajarkan oleh agama manapun

3.Meminta aparat keamanan untuk mengusut dengan cepat tegas dan tepat terkait insiden tersebut agar tidak terjadi di tempat lain dan tidak menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi warga masyarakat

4. Mengajak seluruh mahasiswa UNP Kediri untuk berperan aktif dalam upaya menangkal paham radikal dan aksi terorisme

5. Mengajak seluruh elemen sipil sociaty untuk bekerja sama dengan pemerintah melawan segala paham radikal dan aksi terorisme sehingga tercipta kedamaian dan kehidupan yg aman tentram dan damai serta jauh dari insiden radikalisme dan terorisme

6.Mengajak seluruh elemen umat Islam serta pemeluk agama lain untuk menjaga situasi dan kondisi wilayah Jawa Timur agar terciptanya kehidupan yang aman dan tentram mengingat akan hadirnya bulan suci ramadhan 1439 H.

 

Usai membacakan pernyataan peserta aksi membubarkan diri dan kembali ke kampus UNP dengan dikawal Backbone Polsek Mojoroto Polresta Kediri. (res|aro)

bagikan artikel ini.Share on Facebook1Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0