Polsek Tarokan Urai Jalur Padat Arus Balik

Tribratanews Polresta Kediri  – Polresta Kediri mengerahkan 273 personel gabungan dalam Operasi Ketupa Semeru 2018, termasuk, yang bertugas di Polsek Tarokan.

 

Kapolsek AKP Sukarman menjelaskan bahwa adanya patroli rutin untuk menjaga harkamtibmas dan mengantispasi  rawan kecelakaan di wilayah hukumnya. “Yang paling rawan di sekitar SPBU Pilangbango dan tikungan perempatan Kaliboto,” ujarnya.

 

Pemantauan yang terus dilakukan oleh pihak Polsek Tarokan di daerah rawan kecelakaan di Jalan Raya Kediri-  Nganjuk sejauh ini berjalan dengan lancar dan aman.

 

 

Titik rawan kemacetan juga sudah dipetakan oleh AKP Sukarman di daerah yang sedang berjalan proses pembangunan proyek pelebaran jalan utama. Pasalnya, pelebaran jalan tersebut diberhentikan sejak seminggu sebelum lebaran.

 

Truk, ekskavator dan alat berat yang berada di sekitar pelebaran jalan dipulangkan agar pengendara tidak terganggu perjalanannya. Akan tetapi, jalan yang masih belum selesai juga akan menimbulkan potensi kemacetan, karena tidak menutupi kemungkinan diadakan sistem buka-tutup yang akan ditangani oleh patroli rutin Polsek Tarokan.

 

Jalur provinsi yang menghubungkan Kediri dan Nganjuk itu meliputi tiga kecamatan sebelum memasuki daerah kawasan Kota Kediri, yaitu Kecamatan Tarokan, Kecamatan Grogol, dan Kecamatan Banyakan.

 

Kendaraan yang melintas dari arah barat menuju timur akan melewati pospam di daerah Kecamatan Grogol. “Disana juga daerah rawan kemacetan,” ujar AKP Sukarman

 

 

Patroli rutin untuk mengamankan daerah rawan kemacetan di daerah Tarokan AKP Sukarman juga sudah menghimbau seluruh jajaran Polsek Tarokan untuk menjaga kondisi saat melakukan patroli rutin di daerah rawan kemacetan.

 

Sejauh ini arus lalu lintas di daerah hukum Kecamatan Tarokan berjalan dengan lancar dan aman. “Ramai, tapi masih bisa dikondisikan,” imbuhnya. (res|dik)

bagikan artikel ini.Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0