Polresta Kediri Gelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-72 Tahun 2018

Tribratanews Polresta Kediri- Polresta Kediri menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-72 tahun 2018. Kegiaatan dilaksanakan di halaman Mapolresta Kediri di Jl KDP Slamet 02 Mojoroto Kota Kediri.

 

 

Kegiatan upacara dipimpin langsung oleh AKBP Anthon Haryadi, S.IK, M.H. Kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran Forpimda Kota Kediri, tokoh agama, tokoh masyarakat  , Ketua Cabang Bhayangkari Cabang Kediri Kota dan juga instansi samping di wilayah Kediri Kota.

 

 

 

Dalam sambutannya Kapolresta Kediri membacakan amanat Presiden RI Joko Widodo, berikut cuplikan sambutan Presiden :

Pada momen yang berbahagia ini, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggitingginya, kepada anggota polri yang dengan penuh kesungguhan bertugas di daerah pedalaman, di wilayah perbatasan, di wilayah terpencil, di pulau-pulau terdepan, serta yang sedang mengemban misi internasional di luar negeri.

 

Saya juga menyampaikan apresiasi kepada anggota polri yang telah bertugas di jalan-jalan raya untuk memastikan lalu lintas selama mudik lebaran berjalan lancar. Saya menyampaikan apresiasi kepada anggota polri yang selalu hadir menjaga keamanan dan ketertiban sehingga umat Islam bisa menjalankan ibadah di bulan suci ramadhan dengan tenang.

 

Saya juga menyampaikan apresiasi kepada anggota polri yang bekerja keras agar penyelenggaraan pilkada serentak di 171 daerah bisa berjalan secara aman

dan tertib.

 

 

Saya yakin apa yang dilakukan oleh setiap anggota polri adalah wujud pengabdian terbaik kepada rakyat, bangsa dan negara. Seluruh anggota kepolisian republik indonesia dimanapun berada tengah melaksanakan tugas 3 mulia, terhormat dan membanggakan sebagai bhayangkara negeri.

 

 

Bhayangkara negeri yang selalu sigap menjaga keamanan, ketertiban serta memberikan pengayoman, perlindungan dan pelayanan kepada segenap bangsa dan seluruh tumpah darah indonesia

 

 

Pada peringatan hari bhayangkara ke 72 ini, kita

Mendapatkan kabar baik karena dunia internasional telah

Menempatkan indonesia ke dalam daftar 10 negara

Teraman di dunia berdasarkan law and order index yang dikeluarkan oleh lembaga riset internasional gallup’s Law and order.

 

Sebuah capaian yang membanggakan kita semua.Sebuah capaian yang harus kita jaga dan pertahankan. Sebuah capaian yang merupakan hasil kerja seluruh elemen bangsa. Di dalamnya, tentu ada peran anggota Polri, ada kerja keras anggota polri, serta ada pengabdian dan dedikasi anggota polri.

 

Tapi, saya mengingatkan agar seluruh anggota polri Tidak cepat berpuas diri. Karena, ke depan, polri akan menghadapi tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks. Tuntutan dan harapan rakyat terhadap polri Semakin meningkat. Terlebih lagi saat dunia sekarang ini  terus berubah, terus berkembang dan bergerak dengan kecepatan tinggi yang membawa tantangan-tantangan baru, membawa ancaman-ancaman baru terhadap situasi keamanan dalam negeri.

 

 

 

Selain amanat Presden RI Joko Widodo, Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi, S.IK, M.H  juga membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Amanat dibacakan saat acara ramah tamah dengan jajaran Forpimda, Toga, Tomas dan perwakilan media , berikut kutipan sambutan Kapolri :

 

 

Marilah bersama-sama kita bersyukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas karunia-Nya kita dapat hadir di tempat ini untuk mengikuti Upacara dan Syukuran Peringatan Hari Bhayangkara ke-72.

 

Dalam kesempatan yang penuh dengan kehormatan ini,marilah kita menundukkan kepala sejenak untuk mengenang dan mendoakan para personel Polri yang telah gugur dalam tugas memelihara keamanan dalam negeri. Khususnya 2 (dua) anggota Polda Papua a.n. Iptu Anumerta Jesayas Hentjie Nussy dan Bripka Anumerta Sinthon Kabarek yang gugur saat melaksanakan tugas mulia pengamanan kotak suara di Distrik Torere, Kab. Puncak Jaya, Papua, tanggal 27 Juni 2018, dalam kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata.

 

 

Berbagai upaya perbaikan yang dilaksanakan oleh Polri  melalui Program Promoter telah memberikan dampak positif yang  sangat signifikan. Sebagai tindak lanjut dari program reformasi  internal yang telah dilaksanakan sebelumnya, Program Promoter  dibangun melalui pendekatan profesionalisme dan modernisasi  guna meraih kepercayaan publik.

Program Promoter difokuskan pada 3 (tiga) kebijakan utama  yang sederhana, yaitu Peningkatan Kinerja, Perbaikan Kultur, dan  manajemen Media. Peningkatan Kinerja diwujudkan melalui  peningkatan kualitas pelayanan publik, profesionalisme dalam penegakan hukum, dan pemeliharaan stabilitas kamtibmas secara  optimal. Perbaikan Kultur diwujudkan dengan menekan budaya koruptif, menghilangkan arogansi kekuasaan, dan menekan kekerasan eksesif. Sedangkan Manajemen Media dilaksanakan  pada media konvensional dan media sosial dengan mengangkat prestasi – prestasi Polri dan menetralisir berita negatif,termasuk hoax.Selama 2 (dua) tahun implementasi Program Promoter telah menunjukkan hasil yang baik. Public trust terhadap institusi Polri terus meningkat. Polri yang pada tahun 2016 termasuk dalam 3 (tiga) institusi paling tidak dipercaya publik, kini berdasarkan hasil survei yang diselenggarakan oleh berbagai lembaga, telah berada pada 3 (tiga) besar lembaga dengan kepercayaan publik terbaik.

 

 

Pada survei yang dilaksanakan Litbang Kompas pada akhir Juni 2016 menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan publik  terhadap Polri hanya 63,2%. Setelah satu tahun pelaksanaan  Program Promoter, survei Populi Center pada Agustus 2017 menunjukkan adanya perbaikan kinerja Polri, dimana 67,6%  responden puas dengan kinerja Polri. Selanjutnya survei Litbang  Kompas pada Oktober 2017 menempatkan Polri sebagai lembaga  yang dipercaya rangking ketiga teratas dengan tingkat kepuasan  mencapai 70,2%.

 

 

Demikian pula survei yang dilaksanakan Alvara Research  Center pada Mei 2018 juga menunjukkan adanya perbaikan

kepercayaan publik, dimana Polri menjadi satu dari dua lembaga yang memiliki trend kenaikan tingkat kepuasan publik dalam  periode tersebut. Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri  menurut riset ini mencapai 78,8%. Dan yang terakhir Survey  Litbang Kompas pada Juni 2018 menunjukkan kepercayaan publik  terhadap Polri mencapai 82,9%. Hasil ini mengindikasikan bahwa  82,9% Warga Negara Indonesia percaya kepada Polri, tertinggi  semenjak era reformasi.

 

Hasil survei tidak hanya datang dari dalam negeri, namun  juga dari dunia internasional. The Gallup Organization, sebuah lembaga survei papan atas yang berbasis di Amerika Serikat,  melalui 2018 Global Law and Order Survey mengungkap bahwa  Indonesia berada pada peringkat ke-9 negara teraman di dunia.  Posisi tersebut berada di atas Denmark (posisi ke-10) dan Belanda  (posisi ke-15), bahkan Jepang (posisi ke-27). Survei juga  mengungkap 69% dari 148.000 responden pada 142 negara  percaya bahwa kepolisian lokal dalam hal ini Polri di Indonesia,  mampu menjaga keamanan dalam negerinya.

 

 

Dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara ini, Kapolresta Kediri juga memberikan penghargaan kepada anggota yang berprestasi, pada Hari Bhayangkara ke-72 antara lain :

 

 

Lomba Tartil Quran

 

Juara I : Aiptu Agus Karyono Bhabinkamtibmas Kelurahan Tempurejo Kecamatan Pesantren.

 

Juara II : Bripka Welas Bamin Polsek Kediri Kota

 

Juara III  : Aipda Rohmad Solekan  Polsek Mojo

 

 

 

Lomba Bhainkamtibmas

 

Juara 1 :  Aiptu M Rofiq Bhabinkamtibmas   Desa Gambyok Polsek Grogol

 

Juara II  Aiptu Slamet Riadi Bhabinkamtibmas  Desa Jatirejo Polsek Banyakan

 

 

Juara III : Syaiful Anam Bhabinkamtibmas  Kelurahan Tamanan Polsek Mojoroto (res|aro) Fotografer : Aipda Budi P | Humas

 


 

 

bagikan artikel ini.Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0