Polisi Amankan Pertandingan Uji Coba Persik Kediri Melawan Persiwar Waropen Dengan Skor akhir 1-0

Tribratanews Polresta Kediri  – Supporter Persik Kediri menuntut Pelatih Nazar Mustofa untuk mundur dari Persik. Tuntutan tersebut diserukan sesaat setelah bubaran pertandingan uji coba melawan Persiwar Waropen di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Rabu (29/5/2019) malam. Puluhan anggota Polresta Kediri mengamankan kegiatan aksi suporter ini.

 

 

Setelah peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan ditiup wasit, ribuan Persikmania langsung turun dari tribun. Mereka masuk ke dalam lapangan untuk menemui jajaran managemen. Dalam aksi spontanitas tersebut, supporter menuntut pelatih Nazal mundur dan managemen untuk segera memberhentikannya.

 

“Sayonara, sayonara, kasihan kalah di kandang. Buat apa Nazal, buat apa Nazal, Nazal itu tak ada gunanya,” seru para supporter sambil bertepuk tangan. Mereka menuntut agar pelatih Nazal diberhentikan. Kekalahan dalam uji coba ketiga, melawan Persewar dengan skor akhir 1-0 membuat supporter kecewa.

 

“Dari uji coba yang sudah dilakukan, kita sebagai suppoter sudah bisa menilai, karakteristik pemain dan kualitas pemain. Seharusnya pelatih sudah bisa mengetahuinya. Kita kecewa karena kualitas pelatih yang tidak bisa meracik pemain.

 

 

Tiga kali uji coba belum mendapatkan sebuah permainan yang mempunyai karakteristik Persik Kediri,” kata Humas Gerakan Cinta Persik (GCP), salah satu kelompok supporter Persikmania.

 

Menurut supporter, Persik memiliki sejarah panjang di dunia sepakbola Indonesia. Skuad tim berjuluk Macan Putih tersebut pernah dua kali menjuarai Liga Indonesia. Tetapi dengan melihat hasil uji coba selama ini, membuat Persikmania kecewa. Dengan kemampuan yang ada saat ini, supporter psimis Persik gagal di Kompetisi Liga 2.

 

“Kita mempermasalahkan pola permainan. Apalagi permainan karakteristik Persik yang memiliki julukan Macan Putih belum tampak. Secara umum, periksamnia dari awal tidak mensetujui pelatih itu, karena tidak memiliki rekam jejak yang baik,” terangnya.

 

Aksi supporter ini mereda setelah Manager Persik Kediri Benny Kurniawan datang untuk menemui mereka. Di hadapan Persikmania, Benny berjanji serius untuk menindaklanjuti tuntutan tersebut.

 

“Kita sudah berjanji kepada suporter. Malam hari ini untuk segera memberikan jawaban apa yang mereka tuntut. Saya akan memutuskan bersama tim, termasuk tim kepelatihan. Apakah masih diberi kesempatan kepada pelatih Nazal satu kali uji coba, atau langsung diputuskan. Saya akan menilai bersama managemen yang lain,” janji Benny.

 

Menurut Benny, pelatih Nazal sudah semestinya memahami karakter pemainnya masing-masing dan komposisinya. Sebab, diantara pemain Persik banyak mantan pemain dari Jawa Tengah. Sebagaimana diketahui, Nazal Mustofa adalah mantan pelatih Persekat Tegal.

 

Sebelumnya, Persik melakukan uji coba dengan Persis Solo dan menerima kekalahan dengan skor 2-1. Kemudian Persik kembali melakukan uji coba bersama dengan Persita Tangerang, namun pertandingan berakhir seri dengan skor 3-3 dan di akhiri lebih awal karena ulah supporter yang menerobos masuk ke lapangan.

 

Sementara itu giat pertandingan ini mendapat pengamanan 176 personil gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi, S.IK, M.H.

 

176 personil gabungan ini terdiri dari  Polri : 125 personil, Satpol PP 30 personil, Dishub 15 personil dan K9 6 personil.

 

 

Dalam giat pengamaman pertandingan yang disaksikan 8.000 penonton ini berlangsung aman dan tertib. Kapolresta memimpin pengamanan pertandingan dengan didampingi Wakapolresta , Kabag Ops, Kasat Opsnal dan  Kapolsek Kediri Kota. (res|aro)

 

 

 

 

bagikan artikel ini.Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0