PALM Kediri Gelar Deklarasi Anti Hoaxs Pemilu Damai 2019

Tribratanews Polresta Kediri – Paguyuban Lintas Masyarakat ( PALM ) Kediri menggelar Deklarasi Anti Hoax Pemilu Damai 2019. Kegiatan berlangsung, pada Minggu 10 Maret 2019 Pukul 14.00 WIB sampai 16.00 WIB.

 

Kegiatan bertempat Taman Sekartaji Kec Mojoroto Kota Kediri. Hadir dalam giat tersebut antara lain, Walikota Kediri Diwakili ( Bpk. Tanto Wijohari, S. Pd,. S.H Kakesbangpol ), Kapolres Kediri Kota Diwakil Kapolsek Mojoroto (Kompol. Sartana, S.H) dan Ketua PALM Bpk. Taufik Al Amin (Dosen IAIN Kediri).

 

Selanjutnya, Ketua KPU Kota Kediri Diwakili Nurul Mamnun, M. Pdi (Difivi Hukum KPU),Yusron KA (Bawaslu Kota Kediri)  dan peserta yang hadir kurang lebih 80 Orang. Kegiatan diawali dengan persiapan dan registrasi.

 

Selanjutnya, ada penampilan Barong Sai, pembukaan (MC), lalu menyanyikan Lagu Indonesia Raya yang diteruskan dengan sambutan – sambutan. Pengurus PALM Taufik Al Amin. “Pada tanggal 10 Maret 2019 atau hari ini Kita akan melaksanakan Deklarasi Anti Hoax Pemilu Damai 2019. Paguyuban lintas masyarakat menyikapi Bahwa Jalanya Pemilu Pilpres atau Pileg tahun 2019 Yang Dilaksanakan Serentak ini harus Berjalan Dengan aman dan damai,” katanya.

 

“Kita sebagai masyarakat agar memilah berita yang betul memilih informasi yang benar dan menolak berita berita yang Hoax. Paguyuban PALM ini terdiri dari Semua Unsur, Berbagai agama, masyarakat maupun kebudayaan Mari kita Dukung Penyelengaraan Pilpres Dan Pileg 2019 Yang Aman dan damai,” tambahnya.

 

Lalu, sambutan Nurul Mamnun, M. Pdi (Difivi Hukum KPU) “Kami dari KPU mengucapkan terimakasih kepada PALM yg telah ikut serta dalam perhelatan pemilu 2019 agar Pemilu tahun ini damai selalu. Pemilu tahun 2019 ini adalah ujian bagi kita semua dengan tantangan yg harus kita pahami adalah pemilu pertama yang diadakan secara serentak antara Pemilu Capres dan Caleg,” katanya.

 

Pesan lainnya, dengan adanya pemilu serentak ini di khawatirkan banyak Hoax baik di bidang agama, politik, ekonomi dan sosial. Banyaknya hoax dapat kita pahami sebagai ancaman terbesar kita dalam penyelenggaraan Pemilu serentak 2019.

 

“Mari kita pahamkan dan kita suarakan bahwa kabar hoax adalah kabar yg tidak benar, dan mari kita saring segala berita yg kita dapatkan. Menurut pengamat bahwa berita Hoax dipercayai dan diyakini oleh kurang lebih 30% warga Indonesia. Mari kita teguhkan bahwa Kota Kediri harus kondusif dari Hoax,” tambahnya.

 

“Kami meminta kepada seluruh masyarakat Kota Kediri untuk mendukung dan mensuport kami untuk Pemilu yg aman dan Damai. Saat ini kami tengah melakukan pemutakhiran untuk DPT. Hari ini nanti kita akan bersama-sama menandatangani Deklarasi Anti Hoax,” bebernya.

 

Kemudian sambutan Walikota Kediri Diwakili ( Tanto Wijohari, S. Pd,. S.H Kakesbangpol ). “Saya berharap kota kediri dapat menjadi lebih baik lagi dengan cara menolak hoax dan mendukung jalanya pilpres dan pileg tahun 2019 yang aman dan damai. Terimakasih buat PALM yang telah melaksanakan kegiatan deklarasi anti hoax yang baik ini,” bebernya.

 

Kemudian dilanjutkan dengan acara Talijiwo dan penutup dengan doa. Selanjutnya, ppenandatanganan deklarasi anti hoax pemilu tahun 2019 (Seluruh Peserta). Kegiatan Selesai Selama Jalanya Kegiatan berlangsung dengan aman dan kondusif. (res/an).

bagikan artikel ini.Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0