Lebih Mudah Memantau Dana Desa Dengan Aplikasi SIMPADE 99

Tribratanews Polresta Kediri – Sebagai tindak lanjut dari penekanan Presiden Jokowi kepada Kapolri untuk pencegahan pengawasan dan penanganan permasalahan dana desa dan ditindaklanjuti dengan adanya MoU .

 

Sebagai penunjang pengawasan tersbut Pemkab Kediri juga membuat aplikasi SIMPADE atau Sistem Informasi Manajemen Profil dan Administrasi Desa. Dimana salah satu fitur aplikasi SIMPADE tersebut adalah SIKUDES (Sistem Informasi Keuangan Desa).

 

Sikudes ini memuat seluruh keuangan desa (APBDES). Salah satunya adalah memuat besaran dana desa dan pemanfaatan nya. Termasuk serapan dana desa baik untuk program pemberdayaan masyarakat maupun untuk program infrastruktur desa

 

Melalui SIMPADE Bhabinkamtibmas dapat melakukan pengawasan penggunaan dana desa termasuk progres nya. Baik progres pemanfaatan dana desa untuk pemberdayaan masyarakat maupun infra struktur

 

Langkah ini merupakan tindaklanjut Kapolri yang telah melakukan  MoU dengan Kementerian Desa Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi serta Kementerian Dalam Negeri untuk bersama-sama melakukan pengawalan dana desa.

 

Salah satu tujuannya adalah mewujudkan Desa Mandiri tanpa terjadi penyelewengan anggaran dana desa maupun tindak pidana korupsi.  Bahkan ditingkat Polres, Kapolresta Kediri AKBP Anton Haryadi S.IK, M.H  telah melakukan MoU dengan Bupati Kediri dr.Hj Hariyanti  pada tanggal 27 November 2017 di di Convention Hall Simpang Lima Gumul Kabupaten Kediri. Salah satu isi MoU tersebut adalah pencegahan pengawasan dan penanganan permasalahan dana desa di wilayah hukum Polresta Kediri  yang meliputi 60 desa di 5 kecamatan yaitu Mojo, Semen Banyakan , Tarokan dan Grogol

 

 

Tidak berhenti disitu pada tanggal 29 November 2017 bertempat di Gedung Rupatama Polresta Kediri,   Kapolres telah mengumpulkan 5 Camat dan Kapolsek serta 60 kepala desa dan Bhabinkamtibmas untuk menindaklanjuti MoU  dengan Bupati.

 

Selain kepala wilayah kecamatan acara Focus Group Discusion (FGD) dengan tema “Pengawalan Bersama Dana Desa Guna Mewujudkan Desa Mandiri Tanpa Korupsi “.   Juga dihadiri kepala desa maupun Bhabinkamtibmas .

 

Dua nara sumber didatangkan pada FGD menyampaikan makalahnya antara materi Urgensi Dana Desa Dalam Pembangunan Nasional oleh DPMPD Drs Agus Juwadi, MM. Dan penyampaian materi Dana Desa dan Tindak Pidana Korupsi oleh Kasat Reskrim AKP Ridwan Sahara SH. MH.

 

Sementara itu dalam sambutannya saat pembukaan FGD  yang mengambil tema Pengawalan Bersama Dana Desa Guna Mewujudkan Desa Mandiri Tanpa Korupsi Kapolresta Kediri berpesan agar kegiatan FGD  diikuti dengan serius sehingga para kepala desa dan Bhabinkamtibmas memahami seluruh materi yang disampaikan oleh narasumber baik dari DPMPD maupun oleh Kasat Reskrim

 

 

Kapolres Kediri AKBP Anton Haryadi SH MH juga menyampaikan bahwa filosofi  dari Dana Desa ini adalah mewujudkan desa yang mandiri bukan desa yang tergantung kepada pemerintah sehingga program pemberdayaan masyarakat maupun pembangunan infrastruktur di desa agar diarahkan menjadi Pioneer Desa Mandiri.

 

Sehingga desa dapat menghidupi sendiri kebutuhan dan keperluan yang ada di desanya termasuk dapat meningkatkan pendapatan asli desa.

 

 

Kapolres Kediri kota juga mengapresiasi terobosan kreatif yang dilakukan oleh Bupati Kediri adanya SIMPADE 99  yaitu aplikasi yang berbasis android maupun web yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat Kabupaten Kediri.

 

Salah satunya memuat tentang penggunaan dana desa mulai dari tahap perencanaan pelaksanaan sampai dengan penyerapan anggaran

 

 

“Komitmen dari Bupati Kediri tentang penggunaan dana desa sangat jelas. Sehingga para kepala desa saya harapkan bener-bener mematuhi ketentuan peraturan perundangan yang mengatur pemanfaatan dana desa yang diterima,” kata AKBP Anthon Haryadi, S.IK, M.H, Kamis (30/1)

 

AKBP Anthon   juga mengingatkan kepada seluruh kepala desa agar jangan coba-coba melakukan penyimpangan pemanfaatan dana desa karena akan dilakukan penegakan hukum yang tegas

 

 

“Pengawalan bersama dana desa merupakan langkah untuk menghindari terjadinya penyimpangan penggunaan dana desa.Untuk itu diharapkan sinergitas antara Bhabinkamtibmas,  kepala desa dan pendamping desa untuk berperan aktif di dalam pemanfaatan dana desa.

 

Kegiatan forum group discussion berjalan dengan lancar , terutama ketika Kasat Binmas AKP Kus Sumardi  SH MH menyampaikan aplikasi SIMPADE 99 yang berbasis android. (res|aro)

 

 

bagikan artikel ini.Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0