Kupas Tuntas Persiapan Pengamanan Pilkada Kota Kediri , Kapolresta Kediri Hadir di Acara Mbah Karso KSTV

Tribratanews Polresta Kediri – Ada yang lain di acara Mbah Karso di stasiun televisi KSTV Kediri pada Jumat malam (5/1). Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi, S.IK, M.H  mengajak seluruh seluruh pejabat utamannya mengupas tuntas tentang persiapan pengamanan  Pilkada 2018 yang disiarkan secara langsung.

 

 

Selain Kapolresta Kediri dan pejabat utama hadir dalam kesempatan tersebut Ketua KPU Kota Kediri Agus Rofik dan Ketua Panwaslu Kota Kediri. Acara yang dibagi dalam 5 sesi ini cukup bagus, semua dikupas tuntas oleh semua yang hadir.

 

 

 

Pertama AKBP Anthon Haryadi menyampaikan pada Jumat 5 Januari 2018 secara serentak di Indonesia termasuk Polresta Kediri telah melaksanakan operasi Mantap Praja 2018. Kegiatan ini dalam rangka upaya konsulidasi  dan kesiapan seluruh satuan,  peralatan serta sebagai wujud sinergitas dengan instansi terkait  di wilayah hukum Polresta Kediri.

 

“Mulai per 5 Januari 2018 kita siaga hingga pelantikan walikota dan juga gubernur. Jumlah pasukan yang kita siagakan yakni 614 anggota Polresta Kediri atau pertiga kekuatan. 1.113 anggota Linmas, 100 anggota Brimob, 100 anggota TNI dan 100 anggota Dalmas Polda Jatim,” kata AKBP Anthon Haryadi, S.IK, M.H

 

Dalam acara tersebut yang ada penanya yang menelpon secara langsung, yakni menanyakan independensi kepolisian dalam pelaksanaan Pilwali.

 

Secara tegas Kapolresta Kediri menyampaikan bahwa kepolisian netral.

 

” Semua paslon kita berlakukan sama, tidak ada pilih kasih atau kita istimewakan. Bahkan untuk kesiapan tersebut Polresta sudah mempersiapkan 69 calon ADC, Pengawal Pribadi dan protokol. Karena paslonnya ada tiga maka masing-masing mendapatkan 23 orang baik ADC, Walpri maupun protokol. Selain itu pengamanan juga di tingkatkan di masing-masing rayon 1 , 2 dan 3,” kata Kapolresta Kediri.

 

Tidak hanya itu menurut Kapolresta nanti di rumah masing-masing paslon juga akan dipasang barcode dan akan terus dilakukan patroli barcode. Sehingga memudahkan dalam pengawasan dan sekaligus pengecekan keamanan .

 

“Tidak kalah penting kampanye hitam baik Panwas maupun kepolisian akan bersatu padu menangkal terutama di media sosial. Khusus untuk Polresta Kediri akan menerjunkan tim cyber troops dalam upaya meminimalisir adannya kampanye hitam,” tandasnya.

 

 

 

Hadir mendampingi AKBP Anthon Haryadi dalam dialog tersebut yakni Kabag Ops Polresta Kediir Kompol Sunardi, S.Pd, Kasat Reskrim AKP Ridwan Sahara, Kasat Intel AKP Ponidi dan Kasat Sabhara AKP Riko Saksono.

 

Ketua Panwas Kota Kediri, Mansur dalam kesempatan tersebut juga menyinggung perihal Sentra Penegakan Hukum Terpadu, yakni sinergitas antara Panwaslu, Kepolisian dan juga kejaksaan,” Bahkan kita juga bisa melakukan pengawasan kepada Polri jika dalam tugasnya tidak independent,” jelasnnya.

 

Sementara itu Ketua KPU Kota Kediri Agus Rofiq dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa pihaknya telah siap menjadi penyelenggara pilkada baik Pilgub maupun Pilwali. Salah satunya tanggal 8-10 Januari menerima pendaftaran para calon walikota yang di usung masing-masing partai.

 

“ Pendaftaran akan dibuka tanggal 8-10 Januari, selanjutnya tahapan-tahapan akan dilalui dan puncaknya nanti pada 27 Juni 2018 dilakukan pemilihan secara serentak baik pilwali maupun pilgub. Untuk pilwali dan juga pilgub sendiri di Kota Kediri disiapkan kurang lebih 484 TPS yang tersebar di tiga kecamatan,” kata Gus Rofiq.

 

Untuk Polresta Kediri selain tiga kecamatan di wilayah kota juga melakukan pengamanan 5 kecamatan yang masuk wilayah Kabupaten Kediri dalam  Pilgub 2018. Kelima wilayah polsek rural tersebut antara lain Mojo, Semen, Banyakan, Grogol dan Tarokan. Di 5 kecamatan itu nanti akan dibangun 753 TPS. (res|aro)

 

bagikan artikel ini.Share on Facebook2Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0