Kapolresta Kediri Ingatkan Standart Pengamanan Pilkades Harus Sesuai SOP

Tribratanews Polresta Kediri –  Apel gelar pasukan dalam  rangka pengamanan  Pilkades tahun  2018 Kabupaten  Kediri digelar di Mapolresta Kediri , Jumat (2/11). Apel dipimpin langsung oleh Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi, S.IK, M.H

 

 

“Sepanjang tahun 2018 agenda kegiatan masyarakat di wilayah hukum Polresta Kediri  baik Kota Kediri ataupun Kabupaten Kediri cukup padat. Diantaranya adalah agenda pilkada serentak yang  belum lama ini berakhir.Kemudian saat sekarang ini masih dalam masa kampanye pileg dan pilpres dan sebentar lagi tepatnya pada tgl 7 November 2018, wilkum Polresta Kediri ada 7 desa di 5 kecamatan Kabupaten yang  akan melaksanakan pemilihan kepala desa,” kata AKBP Anthon Haryadi, S.IK,M.H mengawali sambutannya dalam apel.

 

 

Ditambahkan AKBP Anthon semuanya itu memerlukan penanganan dan pengamanan khusus serta kerjasama dan sinergitas semua pihak terkait agar agenda kegiatan tersebut berjalan lancar, aman dan kondusif.

 

 

“Kerawanan pilkades dengan pilkada sangatlah berbeda baik dari kwantitas ataupun kwalitasnya. Sebagai gambaran untuk pilkada hanya ada 3 pasangan calon, sementara pilkades sesuai data yang dihimpun ada 17 calon kepala desa. Belum lagi permasalahan-permasalahan tehnis yang telah ditentukan oleh pemerintah daerah melalui badan pemberdayaan masyarakat dan pemerintah desa (BPMPD). Tentu hal ini juga merupakan bentuk kerawanan tersendiri yang harus kita antisipasi bersama,” tambahnya.

 

Masih menurut AKBP Anthon, kerawanan-kerawan dalam tahapan pilkades mulai kampanye yang sudah berakhir tadi malam (Kamis malam 1/11) masa tenang, sampai dengan hari “H”. Pencoblosan tentunya sangatlah mungkin akan muncul permasalahan-permasalahan yang menjadi gangguan nyata, kita semua harus peka dan tanggap terhadap gejala-gejala yang muncul serta dapat segera mengambil langkah-langkah yang cepat, tepat dan profesional, serta tetap perpedoman pada aturan dan sop dalam penangannnya agar tidak meluas menjadi konflik sosial,” tandasnya.

 

Sebagai bentuk antisipasi bilamana nantinya terjadi gangguan nyata, Kapolres berharap kepada seluruh petugas di lapangan, lakukan tindakan tegas dan terukur, profesional dan proporsional, lakukan komunikasi dan koordianasi yang baik dengan semua pihak terkait.

 

“Hindari sikap arogansi dan pelangaran HAM , jangan mudah terpancing dan terpropokasi, bertindaklah yang cerdas dan adil terhadap semua   yang terlibat, segera serahkan permasalahan. Secara khusus saya ingatkan kembali kepada seluruh aparat keamanan  yang terlibat khususnya TNI – POLRI, harus netral saya ulangi harus netral jangan memihak kepada salah satu kelompok, golongan ataupun calon tertentu. Berikan pelayanan yang terbaik dan perlakuan yang sama kepada seluruh kontestan peserta pilkades termasuk juga pelayanan terbaik kepada masyarakat. Laksanakan tugas sesuai SOP dan cara bertindak  serta protap yang telah ditentukan dan diatur oleh masing-masing kesatuan saudara,” pungkasnya.

 

Seperti diketahui Polresta Kediri mengerahkan 674 personil gabungan dari TNI-Polri dan Linmas dalam Pilkades yang dilaksanakan pada 7 November 2018 ini. Pasukan akan diterjunkan di 7 desa di 5 kecamatan yang melaksanakan Pilkades serentak ini.

Apel Jumat pagi (2/11) merupakan bentuk kesiapan Polresta Kediri dalam pengamanan Pilkades. Apel diikuti 203 pasukan gabungan dan dihadiri Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi, S.IK, M.H. Dandim 0809 Kediri  Letkol Kav. Dwi Agung Sutrisno, S.E, M. Si, Han. Pejabat Utama ,  Kapolsek Jajaran Polresta Kediri. Danki Brimob Kediri, Kasub Den POM Kota Kediri . Kakesbang Linmas, Kasatpol PP Kabupaten Kediri . (res|aro)

 

bagikan artikel ini.Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0