Himbau Pengguna Bentor Tidak Masuk Jalan Protokol

Tribratanews Polresta Kediri – Aiptu Setyo Harsono Bhabinkamtibmas Kelurahan Tosaren Kecamatan Pesantren melakukan himbauan kepada  warga yang menggunakan bentor. Dihimbau sesuai aturan bentor dilatang masuk jalan protokol / jalan negara karna bisa membahayakan pengendara lain..

 

“Becak bermotor dilarang masuk wilayah Kota Kediri sebab melanggar undang-undang dan tidak memenuhi persyaratan teknis,” kata Aiptu Endah D, Kasie Humas Polsek Pesantren Polresta Kediri.

 

 

Beberapa aturan yang melarang beroperasinya bentor antara lain Pasal 277 UU 22/2009 tentang LLAJ :

 

 

 

“Setiap orang yang memasukkan Kendaraan Bermotor, kereta gandengan, dan kereta tempelan ke dalam wilayah Republik Indonesia, membuat, merakit, atau memodifikasi Kendaraan Bermotor yang menyebabkan perubahan tipe, kereta gandengan, kereta tempelan, dan kendaraan khusus yang dioperasikan di dalam negeri yang tidak memenuhi kewajiban uji tipe sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp24.000.000,00 (dua puluh empat juta rupiah).

 

 

 

Pasal 285 UU 22/2009 tentang LLAJ :

 

Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000. (res|aro)

 

bagikan artikel ini.Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0