Cegah Faham Radikalisme, Humas Polresta Kediri Gencar Lakukan Sosiliasai.

Tribratanews Polresta Kediri – Faham radikalisme menjadi isu penting di Indonesia. Hal ini tercermin dari berbagai kasus terorisme yang terjadi dibeberapa wilayah akhir-akhir ini. Guna melakukan upaya pencegahan faham radikalisme, Humas Polresta Kediri melakukan sosialisasi di Radio Andika FM, Senin (14/1)

 

 

Salah satu kasus terorisme yang terjadi pada tahun 2018 adalah aksi pengeboman yang melibatkan satu keluarga, termasuk anak-anak di Surabaya. Aksi terorisme tersebut merupakan bukti bahwa anak-anak sudah didoktrin memiliki faham yang salah sejak dini .

 

Sosialisasi gencar dilakukan Humas Polresta Kediri baik secara off air (medsos) maupun on air  melalui media infomasi seperti radio.Seperti yang dilaksanakan pada hari Senin (14/1) bertempat di Radio Andika FM, Subag Humas Polreta Kediri secara langsung On Air melaksanakan talk show membahas isu isu yang berkembang selama ini terutama dalam upaya pencegahan faham radikalisme.

 

Kasubag Humas Polresta Kediri AKP Kamsudi menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai sosialisasi kepada masyarakat agar faham radikalisme bisa memecah belah kerukunan di masyarakat.Oleh karena itu, orang tua harus senantiasa memantau bahkan ikut terlibat dalam mengawasi pembelajaran anak di sekolah.

 

 

“Sehingga anak dapat terawasi dan terhindar dari hal-hal yang mengandung  unsur-unsur radikalisme baik dalam buku belajar anak, maupun pada pengajar yang menebar faham radikalisme dalam lingkup sekolah,” jelas AKP Kamsudi.

 

 

Ditambahkan, serta bagi masyarakat di wilayah hukum Polresta Kediri untuk ikut berperan aktif dan peduli terhadap lingkungan tempat tinggalnya. Yakni  apabila menemui atau melihat orang yang mencurigakan secepatnya melaporkan ke RT/RW, petugas Bahbinkamtibmas atau Babinsa yang ada di kelurahan/desa, supaya dapat dilakukan deteksi dini. (res|aro|dik)

 

bagikan artikel ini.Share on Facebook3Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0