Cangkrukan Kamtibmas Tiga Pilar Plus bersama Awak Jurnalis Kediri Raya

Tribratanews Polresta Kediri – Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi S.IK, M.H Forkokimpda Kota dan Kabupaten Kediri , serta  pejabat utama  dan Kapolsek Mojoroto melaksanakan Cangkrukan Kamtibmas Tiga Pilar Plus bersama Awak Jurnalis Kediri Raya di cafe ewok Senin  (28/10.

 

 

 

Jajaran Forkopimda Kota yang hadir antara lain Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, Danbrigif 16/WY Kediri Kolonel inf Slamet Riadi S.I.P,Dandim 0809 Kediri Dandim 0809 Kediri Letkol. Kav. Dwi Agung Sutrisno, M.si, Han,   Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal S.I.K,  Denpom V/2-2 Kediri Kapten CPM Mustopo dan C Brimob Kediri Iptu Gerinda W.  S.IK,M.Si, dan 30 awak jurnalis Kediri Raya.

 

“Kegiatan dilaksanakan guna mewujudkan Kota Kediri yang aman damai dan kondusif menjelang Pileg dan Pilpres tahun 2019,” kata AKBP Anthon Haryadi, S.IK, MH.

 

Ditambahkan AKBP Anthon untuk mewujudkan Kediri yang kondusif hingga pemilihan umum 17 April mendatang tiga pilar plus media menggelar  cangkruk Kamtibmas di Cafe Ewok, Senin(28/1) malam.

 

Tampak sejumlah pejabat membaur menjadi satu dengan suasana penuh keakraban.

 

Hal senada juga di utarakan oleh Komandan Brigif, kalau Kediri adalah kota bersejarah yang menyimpan sejumlah aset nasional salah satunya PT Gudang Garam Tbk. Dengan pemberitaan positif menjadikan sejumlah investor merasa aman untuk berinvestasi di Kediri.Yang mana dampaknya akan membuka lowongan pekerjaan lebih banyak.

 

Sementara Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar mengaku kalau saat ini terus menerima masukan dari berbagai pihak,untuk menjadikan Kota Kediri lebih baik lagi. Keluh kesah warga mulai dari banjir,pendidikan,kesehatan sudah ditangani dengan baik. ” Kota Kediri saat ini sudah responsif, sehingga permasalahan bisa cepat tertangani,” jelasnya.

 

Pria yang disapa dengan Mas Abu juga menjelaskan kalau pertumbuhan ekonomi di Kota Kediri cukup tinggi sekitar 5,4 persen.Dan hal itu tidak lepas dari peran berbagai komponen.Mulai dari TNI Polri yang menjaga keamanan tetap kondusif, sehingga bisa mengundang investor untuk masuk di Kota Kediri.” Dan juga peran media yang cukup penting dalam pemberitaan,” Imbuhnya.

 

Terakhir Mas Abu juga berpesan kalau tahun ini adalah tahun politik.Harus bisa memposisikan diri. Perbedaan pilihan sudah hal biasa, harus disikapi dengan bijak,tidak perlu terprovokasi,apalgi sampai bermusuhan.

 

 

” Kota Kediri itu sangat dinamis,masyarakatnya sangat cair.Pasang berbagai baliho monggo,asal tidak mengganggu kepentingan warga,jangan sampai trotoar yang fungsinya untuk tempat jalan malah tertutup baliho, dan juga tidak perlu memaku baliho di pohon- pohon yang malah merusak lingkungan,” pungkasnya.(res|aro)

bagikan artikel ini.Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0