Bhabinkamtibmas dan Babinsa Membantu Warga yang Terdampak Banjir di Polaman Manisrenggo Kota Kediri

Tribratanews Polresta Kediri – Meski hanya beberapa jam , hujan yang mengguyur wilayah Kediri sejak Rabu (24/1) hingga Kamis (15/1) berdampak banjir di sejumlah daerah. Setelah di Desa Petok Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri, pagi ini giliran  Kelurahan Manisrenggo Kota Kediri. Puluhan warga terdampak akibat melubernya kali Polaman lingk RW 01 RT.06 dan RT.05 Kelurahan Manisrenggo Kota Kediri.

 

 

Bhabinkamtibmas Kelurahan Manisrenggo Aiptu Rido S, Babinsa, BPBD Kota Kediri bahu membahu membantu warga, terutama anak-anak yang hendak berangkat sekolah.

 

“Bersama Babinsa Aiptu Ridlo, Bhabinkamtibmas setempat membantu anak-anak yang berangkat sekolah dinaikkan perahu menuju tempat yang tidak terdampak banjir,” kata Aiptu Tjatur Satrio Utomo, Kasie Humas Polsek Kota Polresta Kediri.

 

Dodik Veriandra, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri mengatakan, setidaknya 55 kepala keluarga (KK) terdampak akibat hujan yang mengguyur sejak Rabu, (24/1) sore.

 

Jumlah itu diperkirakan akan terus bertambah, mengingat debit air di Kali Polaman terus meningkat. Ketinggian air saat ini sudah mencapai 50 cm. Bahkan sebagian halaman rumah warga terendam akibat melubernya Kali Polaman yang diduga adalah air kiriman dari wilayah Kabupaten Kediri.

 

“Kali ini alirannya sebelumnya berasal dari wilayah Kabupaten Kediri. Sebab daerah Gunung Kelud di guyur hujan terus menerus,” Dodik Veriandra, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri

 

Seperti diketahui, wilayah Polaman merupakan langganan banjr sejak puluhan tahun lalu. Meskipun sudah dilakukan perbaikan dengan melebarkan jembatan dan peninggian jalan, namun faktanya masih belum memberikan solusi.

 

Akibat banjir ini sejumlah akses juga terganggu akibat air yang menutup jalan. Tak sedikit kendaraan mogok lantaran tak mampu melewati derasnya air. Bahkan sejumlah warga memanfaatkan mobil pikup untuk mengevakuasi kendaraan yang macet akibat banjir. (res|aro)

 

 

bagikan artikel ini.Share on Facebook1Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0