Bawaslu , Muspida dan Santri Bersholawat , Kawal Pilkada dan Gelar Deklarasi Anti Hoax

Tribratanews Polresta Kediri – Bawaslu  Kota Kediri menggelar Sholawat  bersama santri mengawasi pilkada zaman now 2018 Kota Kediri dan deklarasi anti hoax , Sabtu malam (31/3).

Kegiatan ini  rangka sosialisasi pengawasan partisipatif pada  pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur Serta Walikota dan  Wakil Walikota Kediri tahun 2018. Kegiatan dipusatkan  di Taman Hutan Kota Joyoboyo Kediri Jl Ahmad Yani Kota Kediri .

 

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Pjs Walikota Kediri Dr. Ir. Jumadi, MMT . Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi, S.I.K, M.H . Dandim 0809 Kediri  Letkol Kav. Dwi Agung Sutrisno, S.E, M. Si, Han . Ketua Bawaslu Prov. Jatim Moh. Amin, M. Pdi. Ketua Panwaslu Kota Kediri  Ir. R Yoni Bambang Suryadi. Para pejabat utama Polresta Kediri  . Perwakilan santriwan-santriwati Kota Kediri

 

“Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Menyanyikan Mars Bawaslu. Sambutan Pjs Walikota Kediri Dr. Ir. Jumadi, MMT .  Sambutan Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi,” kata AKP Kamsudi, Kasubag Humas Polresta Kediri.

 

 

Dalam sambutannya Kapolresta Kediri menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bawaslu Kota Kediri yang telah menyelenggarakan  kegiatan dengan baik

Ucapan terima kasih kepada Pjs Walikota dan Forkompimda yang hadir dan mendukung tugas tugas Kepolisian mewujudkan Kamtibmas kondusif.

 

“Bapak Kapolres juga menyampaikan menyampaikan ucapan terima kasih kepada peserta para santri yang hadir sebagai bentuk partisipasi dalam pengawasan pelaksanaan Pilkada. Juga disampaikan  situasi Kamtibmas Kota Kediri secara unum baik kuantitas maupun kualitas,” tambahnya.

 

 

Masih menurut Kapolresta seperti disampaikan AKP Kamsudi juga disampaikan tentang perkembangan kasus hoax serta mengingatkan kasus hoax yang terjadi di Kediri tentang isu penyerangan terhadap ulama tidak terulang kembali.

 

“Agar seluruh santri menjadi pioner dan menyampaikan kepada santri lainnya bersama perangi hoax dan cek serta ricek berita yang diterima. Agar bersama membantu Polri untuk mencegah terjadinya hoax dan penyebaran ujaran kebencian serta menolak politisasi sara dan money politik dalam Pilkada, “ pungkasnya.

 

 

Setelah kegiatan dilanjutkan Deklarasi Anti Hoax oleh santriwan-santriwati Kota Kediri dan penandatanganan dukungan kepada Polri dalam penegakan hukum terhadap pelaku penyebar hoax dan ujaran kebencian. Dan kegiatan diakhiri dengan pemberian materi oleh Ketua Bawaslu Provinsi Jatim  Moh. Amin, M. Pdi. (res|aro)

bagikan artikel ini.Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0