2 Santri Ponpes Lirboyo Terseret Arus Sungai Brenggolo Mojo, Satu Ditemukan Meninggal Dunia

Tribratanews Polresta Kediri – Akibat mandi di Sungai  Brenggolo, Dusun Gedangan, Desa / Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Selasa sore (6/2) dua orang santri Ponpes Lirboyo Kediri salah satunya ditemukan meninggal dunia terseret arus aungai. Team SAR Brimob, Polisi, BPBD kini masih mencari santri lainnya yang belum ditemukan.

 

 

Peristiwa tragis  ini terjadi, sekitar pukul 15.30 WIB. Dua santri naas tersebut adalah Ari Sulistyo (26) asal Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri dan Kusuyi (23) asal Kabupaten Gresik. Hingga berita ini diturunkan Ari Sulistyo masih dalam proses pencarian sedangkan satu setengah jam setelah kejadian ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia.

 

 

Menurut keterangan beberapa saksi , awalnya, empat orang santri Ari Sulistyo, Kusuyi , Lukayi dan Junaidi datang ke rumah Lukman di Dusun Gedangan Desa Mojo Kecamatan Mojo Kabupaten Kediir . Mereka ingin melihat berbagai jenis ikan yang dipelihara oleh  Lukman.

 

Sesampai di tujuan kebetulan saksi Lukman tidak ada di rumah, keterangan keluargannya Lukman sedang mengail ikan di Sungai Brenggolo, yang tak jauh dari rumahnya.

 

“Selanjutnya korban menyusul ke sungai. Saat itulah korban memang sudah mempunyai niat untuk mandi di bendungan atau (dam) yang kebetulan arus sungai kecil. Tidak lama saat korban mandi, ternyata datang arus air besar (bandang) dari arah pegunungan. Sehingga korban Ari Sulistyo dan Kusuyi hanyut dan tenggelam,” kata AKP Kamsudi, Kasubag Humas Polresta Kediri.

 

Ditambahkan AKP Kamsudi, kedua temannya Luk’ayi dan Junaidi berhasil menyelamatkan diri. Kemudian mereka melaporkan kejadian itu kepada warga setempat, yang akhirnya diteruskan ke Polsek Mojo Polresta Kediri.

 

Bersama warga, petugas dari Polsek Mojo melakukan pencarian sepanjang aliran Sungai Brenggolo. akhirnya petugas berhasil temukan Kusuyi dalam keadaan meninggal dunia. Jenasahnya langsung dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara, Kota Kediri.

 

Dikonfirmasi terpisah Kepala BPBD Kabupaten Kediri Rendy Agatha mengaku, masih melakukan assasmen di lokasi. Pihaknya bersama petugas bersama masyarakat berusaha melakukan pencarian satu korban lainnya (res|an|aro)

bagikan artikel ini.Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0